KOMUNITAS PERSATUAN INTERDENOMINASI GEREJA YANG MEMPERJUANGKAN TERJADINYA KEBANGUNAN ROHANI

PERSPEKTIF PROFETIK 2024 (Bagian 2) : PANGGILAN MENJADI MURID KRISTUS

Posted By passion for revival on Kamis, 01 Februari 2024 | 8:00 AM


Oleh Didit I.

Beberapa minggu yang lalu kita telah mempelajari gambaran profetik tahun 2024. Proses pembusukan sedang dan akan terus terjadi di bangsa ini sampai kita mau melihat dengan jujur, menyadari terkait kondisi gereja² dan pemerintahan bangsa kita bahkan bertekad menjadi solusi untuk mengubah berbagai keterpurukan/pembusukan sesuai dengan peran/fungsi kita dalam tubuh Kristus. Hal itu dimulai dari dalam diri kita. Segala perkataan, tindakan, pemikiran, sikap hati kita dapat dipakai menjadi pintu untuk memanifestasikan kehendak, rencana atas kegelapan atau terang kemudian mempengaruhi seluruh bangsa ini terlebih lagi orang² yang berada dalam jabatan pemimpin. Oleh karena itu kita perlu mengenali dan menutup potensi pintu masuk kegelapan untuk kemudian mencari, menemukan dan membuka pintu kerajaan sorga, yaitu dengan menyediakan diri untuk belajar dan fokus hidup sesuai kehendak, rencana Tuhan.


TERPURUKNYA KEHIDUPAN ROHANI HINGGA RUSAKNYA MENTAL SERTA MORAL BANGSA KITA
Di minggu² selanjutnya kita membahas lebih mendalam terkait langkah² yang perlu kita lakukan di sepanjang tahun 2024. Di awal November 2023 Tuhan telah menjelaskan bahwa bangsa kita  belum sepenuhnya pulih dari keterpurukan khususnya dalam kehidupan rohani, moral, mental. Di sepanjang tahun 2024 kita akan mendapati,

PERTAMA, orang² makin sibuk dalam berbagai kegiatan pelayanan, pendalaman Alkitab serta aktif dalam bakti sosial tetapi hampir tidak mengerti fungsi dan perannya dalam tubuh Kristus seperti karunia² rohani dan panggilan hidupnya. Orang² datang ke gereja atau persekutuan doa dengan tujuan² pribadi atau sekedar memenuhi kewajiban/rutinitas sebagai orang² Kristen tetapi bukan dari kesadaran bahwa kita membutuhkan Tuhan seperti ranting membutuhkan nutrisi, air dari pokok anggur. Kita perlu terhubung, memahami maksud hati/pikiranNya dan mengikut Yesus. Banyak orang puas sekedar dapat kesempatan melayani Tuhan, mengusir setan, mengadakan mujizat, kesembuhan, berkhotbah di dalam Yesus seperti yang dilakukan orang² yang diluar murid² Yesus. Mereka terpesona dengan nama Yesus tapi belum sepenuhnya mau terhubung, belajar mengubah diri seperti Guru Agung kita Yerus Kristus, dan mengabdikan diri kepada Kristus. Akibatnya kita berusaha meniru tampilan² pelayanan, gaya hidup Yesus serta murid²Nya bahkan ada yang ingin seperti Salomo, anak dari Daud seakan² rohani tetapi tidak memiliki hati, pikiran kita yang serupa dengan tokoh² tersebut. Akibatnya kita hanya terhubung dengan pelayanan kesembuhan, manifestasi Roh  Kudus, mujizat tapi belum diubah menjadi serupa dengan Kristus. Oleh karena itu kita akan melihat makin banyak perpecahan terjadi dalam gereja². Kita akan melihat para gembala bahkan tokoh² rohani yang dihormati menjadi sumber pemecah gereja² dan bangsa kita. Semuanya dilakukan untuk membenarkan diri mereka sendiri.

KEDUA, terjadinya kemerosotan dalam moral, mental yang disebabkan orang² yang egois mengusahakan segala cara seperti tega memfitnah, mengorbankan orang² tercinta, menjual isteri atau anaknya kepada orang² jahat, menjual imannya demi memperoleh kemudahan, kenyamanan, kenikmatan hidup. Kita akan melihat generasi yang suka memberontak terhadap orang tua/pemimpin, tidak menyukai keberagaman dalam agama/doktrin, suka merendahkan ras² orang² tertentu, merasa diri paling benar dan suka merendahkan orang lain, rela berkelahi/saling membenci sesama keluarga atau teman karena perbedaan keyakinan/pandangan, suka memerintah, suka menindak bahkan mengendalikan hidup orang lain demi tujuan² pribadi, tidak berintegritas, ketiadaan penghormatan generasi muda kepada bapa² gereja. Kita akan melihat banyak pergaulan bebas menimbulkan tragedi aborsi atau pernikahan di usia dini yang kemudian berakhir pada perceraian, anak² mengusir atau melukai orang tuanya, dll. Kita akan melihat perselisihan, perpecahan dalam gereja². 

Kejahatan akan terus meningkat sampai ada orang² yang mau menyerahkan diri, bertobat, mengubah diri, memberikan pengaruh yang Ilahi kepada lingkungan keluarga, teman, tetangga serta orang² di sekitar kita.



PANGGILAN TUHAN KEPADA UMATNYA MENJADI TERANG DAN GARAM ATAS INDONESIA

Dalam kebijaksanaanNya, Tuhan memanfaatkan berbagai hal yang ada di dunia seperti, kondisi umat Tuhan, kondisi pemerintahan untuk mendatangkan kebaikan dalam kehidupan kita. Kita akan melihat pemerintah membuat kebijakan² yang lebih menguntungkan pihak² tertentu tapi merugikan rakyat. Kita akan melihat pembebasan lahan milik warga dengan paksa demi pembangunan program pemerintah, berpotensi terjadi perpecahan, berpotensi terjadi kerusuhan, menyalahgunakan jabatan/hukum²/jaringan demi kepentingan pribadi. Semuanya dimanfaatkan Tuhan untuk mendidik, melatih dan menarik kita makin mendekat dengan Tuhan bahkan mempersiapkan diri kita untuk tujuan dari penciptaan kita, yaitu menggenapi kehendak Bapa di sorga. Tuhan sedang mengungkap dampak² negatif tersebut melalui berbagai media sosial, berita, penulis² untuk mengungkapkan bahwa kondisi bangsa kita sedang tidak baik² saja. Tuhan memanggil kita untuk mencegah terjadinya proses pembusukan yang dilakukan oleh orang-orang yang egosi dengan menjadi murid-murid Kristus yang sejati, bukan pendukung-pendukung buta atas apa pun di dunia ini.
 
Memasuki awal bulan Desember 2023 Tuhan telah mengatakan, ".....Di sepanjang tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya, Aku akan memurnikan dan melatih umatKu di bangsa ini. Mereka yang mau belajar, hidupnya mau diubah, dibentuk, dirahkan sesuai kehendak dan rencanaKu (menjadi murid-murid Kristus yang sejati) akan menjadi berkat, mampu memberikan solusi yang tepat dan menyikapi segala sesuatu dengan bijaksana oleh karena hikmat yang akan Kuberikan kepada mereka tetapi mereka yang berjalan sesuai dengan kehendak dan rencananya sendiri akan tersandung, terjatuh, terbelit dalam berbagai masalah, menjadi cemooh karena mempercayai dan menyebarkan dusta, mereka terjatuh karena kesombongan dan kebodohan......" 

Kita akan melihat dengan jelas terkait perbedaan karakteristik, motif, tujuan atas berbagai pemikiran dan tindakan orang-orang di bangsa ini seperti kita melihat perbedaan ciri-ciri dari benih-benih gandum dan lalang yang tumbuh dan menghasilkan buah secara bersama-sama. Respon yang diharapkan Tuhan dalam kehidupan kita di sepanjang tahun 2024 adalah

1. Menguji segala sesuatu dalam diri sendiri, gereja² dan pemerintahan dengan jujur.
Tanpa kejujuran maka penilaian kita terhadap segala sesuatu tidak akan tepat. Oleh karena itu kita perlu merendahkan diri, mengakui kekurangan kita dihadapanNya supaya kuasaNya bekerja atas kehidupan pribadi, gereja² serta bangsa kita. Kita perlu memperhatikan, merenungkan dan menemukan maksud, harapan Tuhan atas kehidupan pribadi, gereja² dan pemerintahan di bangsa ini seperti pesan Tuhan kepada jemaat di Laodikia (Wahyu 3:17-18)

2. Menyediakan diri untuk belajar dan diubah sesuai kehendak serta rencanaNya Tuhan. 
Sikap belajar ini hanya dimiliki oleh orang² yang telah berkomitmen menjadi murid² Kristus. Tanda awal menjadi murid Kristus adalah rela menyangkal diri, gairahnya meneladani bahkan menjadi serupa dengan Sang Guru Agung. Tujuan akhir dari pencapaian murid adalah bukan sekedar menyangkal kehendak, rencana, tujuan pribadi tapi menyelaraskan diri bahkan menjadi serupa dengan Guru Agung kita, Yesus Kristus (Galatia 2:20).
Orang² yang belum berkomitmen menjadi murid² Kristus hanya mengisi pikirannya dengan berbagai pengetahuan rohani. Proses belajar hanya dapat terjadi saat kita mau belajar, diubah, dibentuk, diarahkan sesuai kehendak, rencana Bapa di sorga

3. Mencari, menyelidiki, menemukan, menggunakan karunia² rohani sesuai kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita.
Kehidupan kita pasti berdampak besar bagi pertumbuhan rohani jemaat dan pemerintahan di bangsa jika kita mulai menggunakan otoritas rohani yang telah Tuhan berikan kepada kita. Kita perlu mencari, menemukan fungsi/peran/otoritas rohani kita dalam tubuh Kristus bahkan mengerjakan bersama pimpinan RohNya. Kita perlu menemukan otoritas rohani yang telah disediakan dengan  terhubung, belajar, mengikuti arahan Tuhan (2 Timotihhhus 1:6).

4. Mencari, menemukan dan hidup sesuai panggilan Tuhan.
Kita perlu mengarahkan, melatih pikiran, hati kita seperti para olahagawan yang melatih dirinya sesuai dengan pertandingan yang akan dihadapi. Pencarian tujuan hidup diawali dengan melupakan apa yang dibelakang dan mengarahkan diri pada kehendak Tuhan supaya kita beroleh penyingkapan akan panggilanNya (lihat Filipi 3:14).
Dan setelah kita telah memgetahui panggilan Tuhan maka langkah selanjutnya adalah melatih diri sesuai panggilanNya. Seorang petinju akan melatih dirinya untuk memperkuat otot² dan gerakan tangan serta lengannya untuk menjadip petinju, bukan sibuk latihan bermain voli. Demikian kita perlu melatih pola pikir, sikap hati, kebiasaan hidup kita sesuai panggilanNya sebagaimana tertulis dalam Roma 12:3. Kita harus melatih, mengatur kebiasaan hidup kita sesuai tujuan penciptaan kita.

 
Di tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya kita akan melihat dampak dari kesombongan dan kebodohan yang makin merusak karakter, moral serta jati diri orang-orang dibangsa ini. Di sisi lain kita akan melihat para pembelajar yang rendah hati akan memperbaiki karakter dan moral yang rusak untuk kemudian membangun jati  bangsa ini, yaitu pembelajar dan bijaksana serta mampu mengantisipasi atau menyelesaikan berbagai masalah baik di dalam atau luar negeri.

Tuhan akan memakai dampak dari karakter lalang yang hidup sesuai dengan kehendak dan rencanaNya sendiri untuk mendesak kita menjadi murid-muridNya yang sejati, yaitu yang mau belajar, hidupnya mau diubah, dibentuk, dirahkan sesuai kehendak dan rencana Tuhan.

PERSPEKTIF PROFETIK 2024 (Bagian 1) : MENCEGAH PROSES PEMBUSUKAN ATAU IKUT MEMBUSUK
 
 
   
 
   
Blog, Updated at: 8:00 AM

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon TIDAK menggunakan kata-kata kotor atau kasar yang tidak memuliakan nama Tuhan. Terima kasih atas perhatiannya. Salam Revival!

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.